Senin, 23 Maret 2009


tanpa judul

Sebuah tubuh tanpa jiwa Berkelana dan mengembara Mencari setitik makna Kehidupannya di dunia Sebentuk jiwa yang lelah terbentuk Di satu sisi ruang kehidupan Apalah gunanya mengutuk Bila pada akhirnya, kehidupan jua-lah yang menang Engkau adalah sebentuk bintang kehidupan yang terang Menerangi semesta alam, meski kadang lelah mendera Engkau adalah setitik nafas kehidupan Yang tak jua kan padam.. Aku duduk disini, diam menanti Mencoba mengerti dan merubah diri Tapi kadang terlalu lemah jiwa ini Untuk mencoba mengerti dan hanya bisa menangis pasti Andaikan ada secercah sinar harapan diluar sana Yang bisa kuraih, kapan saja Mungkin aku bisa merasa sedikit senang dan bahagia Tanpa terselimuti awan kelabu hitam.. Mungkin aku Cuma butuh waktu Agar tidak lagi letih dan tidak lagi sedih Dan kurasa ini juga masih soal waktu Karena dalam sedih, ia berbisik dan menangis Aku butuh kau…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar